• Ichwan’s
Thursday, April 16, 2026
  • Login
Ichwanul Muslim
  • Android
    • Aplikasi
  • Hiburan
    • Kuliner
    • Travel
  • Kajian Kitab
    • Al-Hikam Ibnu Athoillah
    • Nahwu Sharaf
    • Nashoihud Diniyyah
    • Nashoihul Ibad
    • Risalah Muawanah
    • Shirah
  • Lain-lain
    • Hikmah Taushiyah
    • Jadwal Pengajian
    • Khutbah
  • News
  • Pendidikan
    • Koleksi Soal
    • Tutorial
No Result
View All Result
  • Android
    • Aplikasi
  • Hiburan
    • Kuliner
    • Travel
  • Kajian Kitab
    • Al-Hikam Ibnu Athoillah
    • Nahwu Sharaf
    • Nashoihud Diniyyah
    • Nashoihul Ibad
    • Risalah Muawanah
    • Shirah
  • Lain-lain
    • Hikmah Taushiyah
    • Jadwal Pengajian
    • Khutbah
  • News
  • Pendidikan
    • Koleksi Soal
    • Tutorial
No Result
View All Result
Ichwanul Muslim
No Result
View All Result
Home Lain-lain Hikmah Taushiyah

Puasa Sunnah Tarwiyah dan Arafah

admin by admin
29 August 2017
in Hikmah Taushiyah
0
0
SHARES
64
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Diriwayatkan dari Hunaidah bin Khalid, dari istrinya bahwasannya beberapa istri Nabi SAW mengatakan :

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ تِسْعَ ذِي الْحِجَّةِ وَيَوْمَ عَاشُورَاءَ وَثَلَاثَةَ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ

“Rasulullah SAW berpuasa pada sembilan hari (awal) Dzulhijah, pada hari ‘Asyura’ (10 Muharram), berpuasa tiga hari setiap bulannya” [HR. Ahmad]

Catatan Alvers

Tak terasa, kita telah memasuki hari ke delapan dari bulan mulia, Dzulhijjah yang biasa dikenal dengan hari tarwiyah. Dalam hadits utama tersebut diceritakan bahwa Rasul SAW berpuasa 9 hari awal bulan Dzulhijjah. Itu artinya Rasul SAW berpuasa pada hari tarwiyah.
Ada fakta menarik yang dikemukakan oleh Imam Nawawi, beliau berkata : Adapun perkataan A’isyah :

مَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَائِمًا فِي الْعَشْرِ قَطُّ

Aku tidak pernah melihat Rasul SAW berpuasa pada 10 hari Dzulhijjah sama sekali [HR Muslim]

Dan dalam riwayat lain disebutkan “lam yasumil asyr”, maka para ulama berpendapat : Hadits ini menjadikan kesalahpahaman akan kemakruhan puasa pada 10 hari Dzulhijjah (1-9 Dzulhijjah). Hadits ini termasuk hadits yang di takwil sebab sama sekali tidak makruh hukumnya berpuasa pada 10 hari Dzulhijjah bahkan sunnah (istihbab Syadid) yang sangat dianjurkan terutama pada tanggal 9 nya yaitu hari arafah dan telah dikemukakan beberapa hadits yang menjelaskan keutamaannya. Terdapat dalam Shahih Bukhari, Bahwasannya Rasul SAW bersabda :

مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَفْضَلُ مِنْهُ فِي هَذِهِ يعنى العشر الأوائل من ذى الحجة

“Tidak ada hari-hari dimana amal kebaikan di dalamnya lebih utama melebihi amal kebaikan yang dilakukan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama bulan Dzul Hijjah).
Maka dengan ini, perkataan Aisyah RA di atas di takwil dengan pengertian bahwasannya Rasul SAW tidak berpuasa pada 10 hari Dzulhijjah karena adanya halangan seperti sakit, bepergian dll. atau dengan takwil lainnya yaitu Aisyah RA tidak menemui beliau berpuasa pada hari-hari tersebut, dan hal ini tidak serta merta menafikan puasa Rasul SAW pada kenyataannya (tanpa sepengetahuan Aisyah RA). [Syarah Muslim]

Imam Ahmad menyelesaikan kontradiksi dua hadits di atas dengan menggunakan kaidah

إن المثبت مقدم على النافي

Kalam mutsbat (positif) lebih diunggulkan daripada kalam nafi (negatif)
Dan beliau menjadikan kedua hadits kontradiktif di atas sama-sama kuat. Namun sebagian ulama menggugurkan kedua-duanya karena haditsnya sama-sama kuat dan merujuk kepada hadits shahih mengenai keumuman hadits shahih bukhari di atas. Dan sebagian ulama lainnya menilai kaidah tersebut tidak bisa dipakai dalam kasus ini karena hadits nafi derajatnya lebih kuat dari pada hadits mutsbat.

Terlepas dari uraian di atas, ada alasan lain dari puasa tarwiyah yaitu untuk ihtiyath (berhati-hati). Sayyid Bakri menjelaskan :

(والأحوط صوم الثامن) أي لأنه ربما يكون هو التاسع في الواقع.

Yang lebih hati-hati adalah berpuasa juga pada hari ke 8 Dzulhijjah (bersama puasa arafah), karena boleh jadi hari ke 8 itu ternyata hari ke 9 (arafah) [I’anatut Thalibin]

Kata tarwiyah berasal dari “Rawwa Yurawwi Tarwiyyan Tarwiyyatan”, yang berarti berfikir. Fakhruddin Al-Razi dalam tafsirnya berkata : Terkait makna ini terdapat tiga versi yang menjadi latarbelakang penamaan tarwiyah. Pertama, pada hari itu Nabi Adam as. diperintahkan Allah guna membangun Baitullah. Tatkala dia sedang membangunnya kemudian dia merenung dan berfikir, Pahalah apakah yang akan ia dapatkan dari pekerjannya? Allah SWt menjawab:

إِذَا طُفْتَ بِهِ غَفَرْتُ لَكَ ذُنُوبَكَ بِأَوَّلِ شَوْطٍ مِنْ طَوَافِكَ

Jika engkau mengelilinginya maka aku mengampuni dosa-dosamu dengan putaran pertama dari thawafmu.
Nabi Adam as berkata : Wahai tuhanku, Tambahkanlah!. Allah SWT menjawab:

أَغْفِرُ لِكُلِّ مَنِ اسْتَغْفَرَ لَهُ الطَّائِفُوْنَ مِنْ مُوَحِّدِي أَوْلَادِكَ

Aku akan mengampuni setiap orang yang dimintakan ampunan oleh orang-orang yang thawaf yang ahli tauhid dari kalangan anak cucumu.
Nabi Adam as berkata : Cukup wahai tuhanku, Cukup!.

Kedua, kisah tentang Nabi Ibrahim as. yang pada malam tarwiyah bermimpi seakan-akan ia menyembelih anaknya lalu di pagi harinya dia ber-fikir (tarwiyah) apakah mimpi itu datang dari Allah atau dari setan. Paha malam berikutnya (arafah), ia bermimpi lagi diperintah Allah untuk menyembelih anaknya dan ia berkata :

عَرَفْتُ يَا رَبِّ أَنَّهُ مِنْ عِنْدِكَ

Aku mengetahui Ya Allah bahwa hal itu (perintah menyembelih) adalah berasal dari-Mu.

Ketiga, Penduduk mekkah (Jamaah Haji) pada hari tarwiyah keluar menuju mina dan mereka berpifikir (tarwiyah) doa apakah yang akan dipanjatkan esok harinya di arafah. [Tafsir Mafatihul Ghaib] Wallahu A’lam. Semoga Allah al-Bari membuka hati dan fikiran kita untuk selalu berfikir, dan berkeyakinan serta bertindak atas petunjuk Nabi SAW.

Salam Satu Hadith,
DR.H.Fathul Bari, Malang, Ind

Tags: Puasa Tarwiyah
Previous Post

Foto-foto Pejuang Kemerdekaan Non-Pribumi

Next Post

Tugas Wanita Akhir Zaman

Next Post

Tugas Wanita Akhir Zaman

No Result
View All Result

Recent Posts

  • Paradoks AI Humanizer: Ketika “Memanusiakan” Teks Justru Membuatnya Gagal Lolos Deteksi AI
  • Mewarnai Anak
  • Teknologi Interoperabilitas Data dan Platform dengan Best Practise
  • Error saat Implementasi Library Carousel View
  • Qasidah tentang Kasih Sayang Allah SWT kepada Hamba-Nya

Archives

  • December 2025
  • April 2025
  • July 2023
  • October 2022
  • April 2021
  • March 2021
  • January 2021
  • December 2020
  • November 2020
  • August 2018
  • March 2018
  • February 2018
  • January 2018
  • September 2017
  • August 2017
  • June 2017
  • May 2017
  • April 2017

Categories

  • Android
  • Aplikasi
  • Hikmah Taushiyah
  • Jadwal Pengajian
  • Kajian Kitab
  • Khutbah
  • Koleksi Soal
  • Lain-lain
  • Nahwu Sharaf
  • News
  • Pendidikan
  • Shirah
  • Teknologi
  • Travel
  • Tutorial
  • Uncategorized

Meta

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
No Result
View All Result
  • Ichwan’s

© 2021 Ichwanul.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
WeCreativez WhatsApp Support
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!
Hi, how can I help?