• Ichwan’s
Wednesday, April 22, 2026
  • Login
Ichwanul Muslim
  • Android
    • Aplikasi
  • Hiburan
    • Kuliner
    • Travel
  • Kajian Kitab
    • Al-Hikam Ibnu Athoillah
    • Nahwu Sharaf
    • Nashoihud Diniyyah
    • Nashoihul Ibad
    • Risalah Muawanah
    • Shirah
  • Lain-lain
    • Hikmah Taushiyah
    • Jadwal Pengajian
    • Khutbah
  • News
  • Pendidikan
    • Koleksi Soal
    • Tutorial
No Result
View All Result
  • Android
    • Aplikasi
  • Hiburan
    • Kuliner
    • Travel
  • Kajian Kitab
    • Al-Hikam Ibnu Athoillah
    • Nahwu Sharaf
    • Nashoihud Diniyyah
    • Nashoihul Ibad
    • Risalah Muawanah
    • Shirah
  • Lain-lain
    • Hikmah Taushiyah
    • Jadwal Pengajian
    • Khutbah
  • News
  • Pendidikan
    • Koleksi Soal
    • Tutorial
No Result
View All Result
Ichwanul Muslim
No Result
View All Result
Home Lain-lain Hikmah Taushiyah

Bahaya Ideologi Ibnu Muljam

admin by admin
6 August 2017
in Hikmah Taushiyah, Lain-lain
0
0
SHARES
29
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

By : Ust Satria Hadi Lubis

Khalifah keempat, Ali bin Abi Thalib gugur sebagai syahid kala subuh, tujuh Ramadhan, akibat tebasan pedang Abdurrahman bin Muljam Al Murodi. Pembunuh berdarah dingin ini menebaskan pedang sembari berkata, “Hukum itu milik Allah, wahai Ali. Bukan milikmu dan para sahabatmu.”

Tidak berhenti sampai di situ, saat melakukan aksi bejadnya Ibnu Muljam tidak berhenti mulutnya mengulang-ulang ayat 207 surat Al Baqarah yang artinya, “Dan di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya karena mencari keridhaan Allah; dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hamba-Nya.”

Tatkala khalifah Ali bin Ab Thalib akhirnya gugur, Ibnu Muljam pun dieksekusi mati dengan cara diqishas. Proses qishasnya pun bisa membuat kita tercengang karena saat tubuhnya telah diikat untuk dipenggal kepalanya, ia masih sempat berpesan kepada algojo yang mendapat tugas melakukan eksekusi,

“Jangan penggal kepalaku sekaligus. Tapi potonglah anggota tubuhku sedikit demi sedikit hingga aku bisa menyaksikan anggota tubuhku disiksa di jalan Allah.”

Demikianlah keyakinan Ibnu Muljam yang berpendapat bahwa membunuh Ali bin Abi Thalib yang nota bene salah satu sahabat yang dijamin masuk surga, menantu (suami Sayyidah Fathimah) dan saudara sepupu Rasulullah dan ayah dari Hasan dan Husein, dua pemimpin pemuda ahli surga, sebagai tindakan ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Aksi yang dilakukan oleh Ibnu Muljam ini adalah realitas pahit yang kita lihat pada kehidupan ummat Islam sekarang dimana diantara para pemuda kita terdapat kelompok yang giat melakukan provokasi untuk membunuh kaum muslimin yang tidak berdosa.

Kelompok ini menggunakan intimidasi dan aksi kekerasan sebagai strategi perjuangan mereka. Merekalah yang pada raut wajahnya memancarkan hidayah dan mereka juga senantiasa membaca Al Qur’an di waktu siang dan malam.

Namun sesungguhnya mereka adalah kelompok yang merugi sebab karakteristik mereka tepat sebagaimana sinyalemen yang disampaikan Rasulullah dalam sebuah hadits yang artinya,

“Akan ada para lelaki yang membaca Al Qur’an tanpa melampaui tulang selangka mereka. Mereka telah keluar dari agama laksana keluarnya anak panah dari busur.”

Kebodohan mengakibatkan mereka merasa berjuang membela kepentingan agama Islam padahal hakikatnya mereka sedang memerangi Islam dan kaum muslimin.

Ibnu Muljam sejatinya adalah figur lelaki yang shalih, zahid dan bertaqwa. Bukan lelaki bengal yang buta sama sekali terhadap ilmu agama. Di wajahnya terlihat dengan nyata jejak sujud. Ia juga hapal Al Qur’an dan sekaligus sebagai guru yang berusaha mendorong orang lain untuk menghapalkannya.

‘Umar bin Khatthab pernah menugaskannya ke Mesir demi mengabulkan permohonan ‘Amr bin ‘Ash yang memohon kepada beliau untuk mengirim ke Mesir figur yang hafal Al Qur’an untuk mengajarkannya kepada penduduk Mesir. Tatkala ‘Amr bin ‘Ash meminta,

“Wahai amirulmukminin, kirimkanlah kepadaku lelaki yang hafal Al Qur’an untuk mengajari penduduk Mesir, “

‘Umar menjawab, “Saya mengirimkan untukmu seorang lelaki bernama Abdurrahman bin Muljam, salah seorang ahli Al Qur’an yang aku prioritaskan untukmu dari pada untuk diriku sendiri. Jika ia telah datang kepadamu maka siapkan rumah untuknya untuk mengajarkan Al Qur’an kepada kaum muslimin dan muliakanlah ia…!.”

Meskipun Ibnu Muljam hafal Al Qur’an, bertaqwa dan rajin beribadah namun semua itu tidak bermanfaat baginya. Ia mati dalam kondisi su’ul khatimah, tidak membawa iman dan Islam akibat kedangkalan ilmu agama yang dimilikinya dan berafiliasi dengan sekte Khawarij yang telah meracuni para pemuda muslim sehingga melakukan aksi-aksi yang bertentangan dengan nilai-nilai luhur agama Islam namun justru mengklaim semua itu dalam rangka membela ajaran Allah dan Rasulullah.

Bercermin dari figur Ibnu Muljam tentu kita tidak perlu merasa aneh jika sekarang muncul kelompok-kelompok ekstrim yang mudah memvonis kafir terhadap sesama muslim yang berbeda pandangan melakukan tindakan yang sama persis dilakukan oleh Ibnu Muljam.

Mereka mengklaim berjuang menegakkan agama Allah namun faktanya justru menebar ketakutan kepada ummat Islam dan menciptakan konflik internal berdarah-darah yang membuat mustahil membangun persatuan sesama kaum muslimin.

Oleh karena itu menjadi tugas bersama para ulama dan umaro’ untuk membentengi kaum muslimin di Indonesia dari ide-ide keagamaan destruktif yang dikembangkan oleh generasi pewaris Abdurrahman bin Muljam.

Wallahu’alam
Sumber :
Tarikh Khilafah imam As Suyuthi

Previous Post

JSonObject Out Of Range

Next Post

Wasiat Habib Umar Untuk Kebebasan Masjid Al-Aqsha

Next Post

Wasiat Habib Umar Untuk Kebebasan Masjid Al-Aqsha

No Result
View All Result

Recent Posts

  • Paradoks AI Humanizer: Ketika “Memanusiakan” Teks Justru Membuatnya Gagal Lolos Deteksi AI
  • Mewarnai Anak
  • Teknologi Interoperabilitas Data dan Platform dengan Best Practise
  • Error saat Implementasi Library Carousel View
  • Qasidah tentang Kasih Sayang Allah SWT kepada Hamba-Nya

Archives

  • December 2025
  • April 2025
  • July 2023
  • October 2022
  • April 2021
  • March 2021
  • January 2021
  • December 2020
  • November 2020
  • August 2018
  • March 2018
  • February 2018
  • January 2018
  • September 2017
  • August 2017
  • June 2017
  • May 2017
  • April 2017

Categories

  • Android
  • Aplikasi
  • Hikmah Taushiyah
  • Jadwal Pengajian
  • Kajian Kitab
  • Khutbah
  • Koleksi Soal
  • Lain-lain
  • Nahwu Sharaf
  • News
  • Pendidikan
  • Shirah
  • Teknologi
  • Travel
  • Tutorial
  • Uncategorized

Meta

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
No Result
View All Result
  • Ichwan’s

© 2021 Ichwanul.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
WeCreativez WhatsApp Support
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!
Hi, how can I help?